PrakarsaWarga.Com – Aktor Anthony Xie tengah diselimuti duka setelah ayah dari sang istri, Audi Marissa, meninggal dunia. Kepergian sosok yang begitu dekat dengannya menjadi kehilangan mendalam, bukan hanya bagi keluarga besar, tetapi juga bagi Anthony yang menganggap mendiang sebagai figur ayah sekaligus pendukung utama selama tinggal di Indonesia.
Saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/7/2026), Anthony mengungkapkan bahwa hubungan dengan ayah mertuanya terjalin sangat akrab. Ia merasa selalu mendapatkan perhatian, dukungan, dan kasih sayang dari mendiang sejak awal membangun kehidupan bersama Audi Marissa.
Menurut Anthony, sosok ayah mertuanya telah menjadi bagian penting dalam kehidupannya. Kehadiran keluarga sang istri membuatnya merasa memiliki keluarga sendiri di Indonesia, sehingga kepergian mendiang meninggalkan kesedihan yang mendalam.
Di sisi lain, Anthony juga mengungkapkan bahwa Audi Marissa sangat terpukul atas wafatnya sang ayah. Kabar duka tersebut datang ketika Audi masih menjalani aktivitas syuting, sehingga menjadi momen yang berat bagi keluarga.
Meski kehilangan, Anthony berusaha menerima kepergian sang ayah mertua dengan penuh keikhlasan. Ia bersyukur mendiang kini telah terbebas dari rasa sakit yang selama ini dideritanya.
Anthony menjelaskan bahwa sebelum meninggal dunia, ayah mertuanya mengalami komplikasi sejumlah penyakit, termasuk gangguan pada lambung dan jantung. Kondisi kesehatannya terus menurun hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir.
Karena kondisi fisik yang semakin melemah menjelang akhir hayat, mendiang tidak sempat menyampaikan banyak pesan kepada keluarga. Namun, Anthony masih mengingat nasihat yang pernah diberikan, yaitu agar selalu menjaga keharmonisan keluarga, merawat anak mereka, Anzel, serta saling menjaga satu sama lain.
Bagi Anthony Xie, pesan sederhana tersebut menjadi warisan berharga yang akan terus dipegang dalam menjalani kehidupan bersama keluarga kecilnya. Ia berharap dapat meneruskan nilai-nilai kasih sayang dan kebersamaan yang selama ini diajarkan oleh mendiang.









