PrakarsaWarga.Com – Program Sekolah Rakyat memasuki tahun pertama pelaksanaannya dengan berbagai capaian positif. Program pendidikan yang menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu ini kini telah berkembang di lebih dari 180 lokasi dengan jumlah peserta didik mencapai sekitar 43 ribu siswa.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan bahwa selama satu tahun berjalan, para siswa Sekolah Rakyat telah berhasil mencatatkan ratusan prestasi di berbagai bidang, mulai dari tingkat daerah hingga internasional.
“Alhamdulillah, selama satu tahun beroperasi, sudah ratusan prestasi yang ditorehkan oleh siswa Sekolah Rakyat. Ada prestasi tingkat daerah, tingkat provinsi, tingkat nasional, dan juga internasional,” ujar Gus Ipul dalam keterangannya.
Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses pendidikan tetap mampu berkembang dan bersaing apabila diberikan kesempatan serta fasilitas yang memadai.
Siswa Sekolah Rakyat Raih Lebih dari 3 Ribu Prestasi
Berdasarkan data sepanjang tahun 2025, siswa Sekolah Rakyat berhasil mengumpulkan berbagai penghargaan di sejumlah jenjang kompetisi.
Rinciannya meliputi:
- 4 prestasi tingkat internasional
- 674 prestasi tingkat nasional
- 71 prestasi tingkat regional
- 513 prestasi tingkat provinsi
- 842 prestasi tingkat kabupaten/kota
- 89 prestasi tingkat kecamatan
- 1.347 prestasi tingkat sekolah
Gus Ipul mengapresiasi perubahan besar yang terjadi pada para siswa. Menurutnya, banyak anak yang sebelumnya kehilangan harapan kini mampu menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi.
“Banyak sekali anak-anak yang sebelumnya putus harapan dan sekarang mereka sudah berprestasi,” ungkapnya.
Sekolah Rakyat Didukung Ribuan Guru dan Tenaga Pendidikan
Dalam pelaksanaannya, Sekolah Rakyat mendapat dukungan dari ribuan tenaga pendidik. Berdasarkan data Kementerian Sosial periode Juni-Juli 2026, terdapat:
- 2.521 guru ASN-PPPK
- 5.398 tenaga pendidik pendukung
Kehadiran tenaga pendidik tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mendampingi perkembangan akademik maupun karakter para siswa.
Selain pendidikan formal, Sekolah Rakyat juga berupaya membangun kedisiplinan, rasa percaya diri, dan motivasi siswa agar mampu memiliki masa depan yang lebih baik.
Puluhan Ribu Siswa Baru Siap Bergabung Tahun Ajaran 2026/2027
Jumlah siswa Sekolah Rakyat saat ini tercatat mencapai 43.346 anak. Sementara itu, untuk tahun ajaran 2026/2027, terdapat 28.478 calon siswa baru yang telah masuk dalam proses pendataan.
Calon peserta didik tersebut terdiri dari:
- Tingkat SD: 6.305 siswa
- Tingkat SMP: 11.186 siswa
- Tingkat SMA: 11.077 siswa
Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena proses verifikasi masih berlangsung melalui pemerintah daerah serta menyesuaikan kesiapan fasilitas pendidikan.
Sekolah Rakyat Jadi Jalan Baru bagi Anak Kurang Mampu
Setelah berjalan selama satu tahun, Gus Ipul menilai keberadaan Sekolah Rakyat memberikan perubahan positif bagi para peserta didik.
Selain peningkatan kemampuan akademik, siswa juga menunjukkan perkembangan dalam aspek karakter. Mereka menjadi lebih percaya diri, optimistis, serta memiliki kedisiplinan yang lebih baik.
Program ini diharapkan terus berkembang sebagai salah satu upaya pemerintah membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di berbagai wilayah Indonesia.









