PrakarsaWarga.Com – Partai Ummat mengalami perubahan di jajaran pimpinan setelah Ridho Rahmadi memutuskan mengundurkan diri dari posisi Ketua Umum. Bersamaan dengan itu, Taufik juga meninggalkan jabatannya sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Ummat.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Ummat, Ansufri ID Sambo, menjelaskan keputusan Ridho berkaitan dengan kesulitan membagi waktu antara aktivitasnya di partai dan pekerjaan sebagai Direktur sebuah politeknik bidang artificial intelligence (AI) di Yogyakarta.
Menurut Sambo, kedua tanggung jawab tersebut sama-sama membutuhkan perhatian dan energi yang besar. Selama sekitar satu tahun, Ridho harus menjalani aktivitas antara Yogyakarta dan Jakarta untuk menjalankan kedua tugas tersebut.
Kesibukan tersebut akhirnya membuat kondisi fisik Ridho menurun. Sambo menyebut kesehatan menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum Ridho mengambil keputusan untuk melepas jabatan ketua umum.
Selain faktor pekerjaan dan kesehatan, keputusan tersebut juga diambil setelah Ridho melakukan pertimbangan pribadi serta berdiskusi dengan keluarga dan sejumlah tokoh di internal Partai Ummat.
Meski tidak lagi menjabat sebagai ketua umum, Ridho tetap akan terlibat dalam aktivitas politik Partai Ummat. Ia selanjutnya menjalankan peran sebagai kader sekaligus anggota Majelis Syuro.
Sementara itu, pengunduran diri Taufik dari posisi Sekjen disebut sebagai bentuk solidaritas terhadap Ridho. Langkah tersebut juga dinilai menjadi bagian dari upaya melakukan penyegaran di jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Ummat.
Taufik tetap akan berkontribusi di internal partai. Ia disebut akan membantu Sekjen yang baru melalui posisi sebagai sekretaris eksekutif.
Sambo berharap perubahan di jajaran pimpinan tidak mengganggu kekompakan para kader. Ia mengajak seluruh elemen Partai Ummat untuk tetap fokus bekerja, memperkuat kerja sama, dan melanjutkan perjuangan partai.
Dengan demikian, meski terjadi perubahan di pucuk pimpinan, Ridho Rahmadi dan Taufik masih akan memiliki peran dalam aktivitas internal Partai Ummat.






