PAM Jaya Siapkan Teknologi Ubah Udara Jadi Air Minum, Warga Jakarta Bisa Nikmati Air Gratis

PrakarsaWarga.Com – Perumda PAM Jaya terus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan layanan air bersih di Ibu Kota. Salah satu terobosan yang tengah dikembangkan adalah teknologi yang mampu menghasilkan air minum langsung dari udara melalui proses penangkapan uap air di atmosfer.

Inovasi tersebut dirancang menjadi bagian dari pembangunan water hub atau stasiun air minum yang akan ditempatkan di sejumlah titik strategis kawasan Sudirman–Thamrin. Kehadiran fasilitas ini diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh air minum berkualitas secara gratis sekaligus mendukung Jakarta sebagai kota modern yang ramah lingkungan.

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, menjelaskan bahwa pengembangan teknologi ini dilakukan melalui kerja sama dengan mitra internasional, termasuk perusahaan teknologi dari Swiss. Menurutnya, minat investor asing terhadap sektor pengelolaan air di Jakarta cukup tinggi karena melihat potensi besar pengembangan teknologi ramah lingkungan.

Menghasilkan Air Minum Langsung dari Atmosfer

Berbeda dengan sistem pengolahan air konvensional yang mengandalkan sungai, waduk, atau sumber air baku lainnya, teknologi terbaru ini memanfaatkan kandungan uap air yang terdapat di udara.

Melalui proses penangkapan dan kondensasi, uap air di atmosfer diubah menjadi air minum yang aman dikonsumsi. Teknologi tersebut bahkan diklaim bekerja lebih optimal ketika suhu udara sedang panas karena kandungan uap air di atmosfer lebih mudah diproses.

Arief menjelaskan bahwa prinsip kerjanya menyerupai proses terbentuknya tetesan air pada pendingin ruangan (AC). Namun, perangkat yang digunakan PAM Jaya memiliki kemampuan yang jauh lebih canggih sehingga dapat menghasilkan air minum dalam jumlah lebih besar tanpa memerlukan sumber air baku.

Water Hub Jadi Fasilitas Air Minum Gratis

PAM Jaya berencana membangun sejumlah water hub di kawasan Sudirman–Thamrin sebagai tahap awal implementasi teknologi tersebut.

Melalui fasilitas ini, masyarakat dapat mengisi air minum secara gratis sehingga diharapkan mampu mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai sekaligus meningkatkan akses terhadap air minum yang aman.

Saat ini proses pembangunan masih memasuki tahap koordinasi dan perizinan bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta sejumlah instansi terkait. Seluruh persetujuan utama telah diperoleh sehingga pembangunan ditargetkan dapat dimulai pada tahun ini.

Jika berjalan sesuai rencana, peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek akan dilaksanakan pada pertengahan 2026.

Siap Digunakan Saat Kondisi Darurat

Tak hanya untuk kawasan perkotaan, PAM Jaya juga menyiapkan versi portabel dari teknologi tersebut. Perangkat mobile ini dirancang agar dapat menghasilkan air minum di lokasi yang tidak memiliki sumber air bersih, terutama ketika terjadi bencana atau kondisi darurat.

Konsep tersebut merupakan pengembangan dari mobile Water Treatment Plant (WTP) yang sebelumnya pernah dimanfaatkan untuk membantu penyediaan air bersih di Aceh. Bedanya, teknologi terbaru ini tidak lagi membutuhkan air sungai sebagai bahan baku karena langsung mengambil kandungan air dari atmosfer.

Menurut Arief, PAM Jaya telah melakukan pemesanan perangkat dan kini sedang menyelesaikan kerja sama dengan penyedia teknologi. Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai target, teknologi inovatif ini diperkirakan sudah dapat diperkenalkan kepada Gubernur DKI Jakarta dalam tiga hingga empat bulan ke depan sebelum akhirnya dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.

Melalui inovasi ini, PAM Jaya berharap mampu menghadirkan solusi penyediaan air minum yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. Selain meningkatkan pelayanan publik, teknologi tersebut juga menjadi langkah nyata dalam mendukung Jakarta sebagai kota global yang mengedepankan inovasi dan keberlanjutan lingkungan.

 

 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Gelora Jakarta Bergerak Cepat, Desk Verpol DPD Se-Jakarta Disiapkan Hadapi Pemilu 2029

Gelora Jakarta Bergerak Cepat, Desk Verpol DPD Se-Jakarta Disiapkan Hadapi Pemilu 2029

Usus Buntu Tak Selalu Harus Dioperasi, Ini Kondisi yang Bisa Ditangani dengan Antibiotik

Usus Buntu Tak Selalu Harus Dioperasi, Ini Kondisi yang Bisa Ditangani dengan Antibiotik

Tielemans Akui Salah Ucapan soal MU dan Aston Villa

Tielemans Akui Salah Ucapan soal MU dan Aston Villa

Ratu Namira Buka Suara soal Isu Dekat dengan Pacar Vicky Alaydrus, Ini Klarifikasinya

Ratu Namira Buka Suara soal Isu Dekat dengan Pacar Vicky Alaydrus, Ini Klarifikasinya

Prabowo Dorong Motor Listrik Nasional, Target Produksi Tembus 2 Juta Unit

Prabowo Dorong Motor Listrik Nasional, Target Produksi Tembus 2 Juta Unit

Viral Tiga Siswi SMP Ditampar Alumni , Dipicu Rumor soal Kos

Viral Tiga Siswi SMP Ditampar Alumni , Dipicu Rumor soal Kos